Wednesday, September 12, 2012

Legenda Penampakan Naga Laut

Naga yaitu sebutan umum untuk makhluk mitologi yang berwujud reptil berukuran raksasa. Makhluk ini nampak dalam beragam kebudayaan. Biasanya berwujud seekor ular besar, tetapi ada juga yang menggambarkannya seperti kadal bersayap.

Dalam mitologi serta kriptozoologi, naga laut yaitu sejenis monster laut yang sebagian atau semua tubuhnya berbentuk layaknya ular. Berita penampakan naga laut sudah dilaporkan sepanjang beberapa ratus tahun, serta masih diklaim sampai saat ini. Kriptozoolog bernama, Bruce champagne mengidentifikasi kian lebih 1.200 dugaan penampakan naga laut. Saat ini diyakini bahwa penampakan tersebut bisa dideskripsikan seekor hewan yang masih dapat dikenali layaknya regalecidae serta paus. Lebih dari satu Kriptozoolog berpendapat bahwa naga laut adalah fosil hidup dari Plesiosaurus, Mosasaurus, atau reptil laut mesozoikum yang lain, ide yang kerap dikaitkan dengan monster danau layaknya monster loch ness.

Cerita naga laut sudah ada sejak zaman dahulu, dituturkan lewat mitos serta legenda. Dalam mitologi nordik, jörmungandr, atau midgarðsormr yaitu naga laut yang amat panjang, apalagi dapat melingkupi semua dunia, midgard. Berdasar sebagian cerita, beberapa pelaut menyangka punggungnya menjadi rangkaian pulau-pulau. Naga laut juga kerap muncul dalam folklor skandinavia, terlebih dari Norwegia.

Menurut legenda, pada tahun 1028 Masehi, santo Olaf membunuh serta melempar seekor naga laut ke gunung Syltefjellet di Valldal, Norwegia, bekasnya masih dapat disaksikan sampai saat ini. Dalam buku carta marina karya penulis Swedia Olaus Magnus, banyak dijelaskan beragam monster laut dengan bermacam wujud, terhitung naga laut raksasa. Tak hanya itu, di dalam karyanya tahun 1555, sejarah orang utara, Magnus mendeskripsikan tentang naga laut Norwegia.

Mereka yang pernah berlayar pantai Norwegia untuk berdagang serta menangkap ikan, menceritakan peristiwa yang mengesankan perihal bagaimana naga laut dengan ukuran mengerikan, selama 200 kaki serta selebar 20 kaki, menghuni ceruk-ceruk dan gua-gua di luar lokasi Bergen. pada malam terang di musim panas, naga-naga ini meninggalkan gua untuk memangsa anak sapi, domba, serta babi, atau pergi ke laut dan mengonsumsi ubur-ubur, kepiting, serta binatang laut sejenis. Di gambarkan, makhluk itu mempunyai rambut selama satu hasta dari lehernya, bersisik hitam mengkilap serta mata merah menyala. Makhluk itu menyerang kapal, menjerat serta menelan orang, sewaktu ia menyembulkan dirinya layaknya tiang dari dalam air.

Naga laut dikenal dalam masyarakat bahari di laut tengah serta timur dekat, dalam mitologi (labbu - mitologi Babilonia ) serta dalam catatan saksi mata ( historia animalium karya Aristoteles ).

Dalam Eeneid dari Yunani, sepasang naga laut membunuh Laokoon serta putra-putranya waktu laokoon menentang penarikan kuda Troya ke kota Troya.

1 comments:

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2011 Lintas Berita Fenomenal is proudly powered by blogger.com | Design by BLog Bamz Published by Template Blogger